BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Kamis, 16 September 2010

sinopsis Detective Conan live action 1 part 1

A  Challenge Letter to Kudou Shinichi
Monolog :
"Ini adalah cerita yang terjadi sebelum aku, Kudo Shinichi menjadi Edogawa Conan." 


Shinichi seperti biasa pergi ke sekolahnya. Ketika sampai di depan sekolah dia sudah dihadang oleh para wartawan dan fans-fansnya.
"Kau Shinichi Kudo kan?? Tentang pembunuhan seorang mangaka terkenal baru-baru ini kau hebat sekali bisa mengetahui trik pembunuhnya.. inspektur Megure telah berkata tentang hal itu" kata salah seorang wartawan.

"Itu tidak penting untuk diributkan.. bagaimanapun juga aku adalah seorang detektif..dan jika itu adalah Holmes yang aku kagumi, dia akan sanggup memecahkan kasus itu dengan separuh usaha dan waktu" kata Shinichi sambil bergegas masuk ke halaman sekolahnya sementara para wartaawan masih bersikeras ingin menanyakannya banyak hal.



Ketika dia baru sampai di gerbang sekolah.. para wartawan yang tadinya bergerumbul digantikan dengan para fans-fansnya yang 99% adalah perempuan.
" Dia sangat hot...." kata salah seorang fans perempuannya, setelah berkata seperti itu dia pingsan.. (fans stadium akut nih) :Dv.Tanpa disadari... ada seorang yang berbaju serba hitam (tapi bukan jubah hitam kok..tnang aja.. :D) melihat foto Shinichi sambil memperhatikan Shinichi berjalan ke gedung sekolah.

.



Di dalam loker ganti sepatu (saya lupa namanya apa.. semacam genkan lah) Shinichi sedang memperhatikan Ran yang sibuk meletakkan sepatu di lokernya.
"Celana dalammu kelihatan, Ran " kata Shinichi.. (ihh.. Shinichi echii.. XD)
"Shinichi..!!!" Ran berteriak kaget sambil menutupi roknya.
"Warnanya pink cerah.." kata Shinichi berlagak serius. Ran sangat kaget dan cemas.. O'ooo
"Aku hanya bercanda.. aku tidak melihatnya kok" Lanjut Shinichi
"Lalu.. bagaimana kau bisa mengetahuinya???" tanya Ran.

 
"Itu kesimpulan yang mudah, pertama.. kemarin adalah ulang tahunmu yang ke 17. Kedua, paman membuka hadiah yang kau dapat dari ibumu, yang kamu tinggalkan di belakang"
"Ayahku??"
"Aku mendengar teriakannya ketika di rumah pemilik restaurant yang berada di lantai 1 rumahmu tentang hal itu"



Shinichi menirukan gaya bicara Kogoro Mouri " Ran terlalu dini mempunyai sesuatu yang terlalu dewasa baginya.. apa yang sebenarnya dia (Eri Kisaki) pikirkan???"
Lalu Shinichi melanjutkan perkataannya dan kini dengan suara aslinya.. :D
"Kau.. yang mencintai ibumu.. pasti mengambil celana dalam itu dengan segera.."
"Apa yang ayah pikirkan tentang menceritakan sesuatu ke orang lain yang sekiranya bukan urusannya" gumam Ran yang sedang kesal.
"BREEGHHH" Ran meninju pilar sekolah sampai retak (wuih..serem). Shinichi kaget melihat kekuatan Ran yang begitu besar.



"Ehmm..umm.... well... jangan begitu marah, Aku tidak berpikir ayahmu macam-macam tentang hal itu" kata Shinichi sambil membuka Lokernya.
"SRAKKK" suara kertas-kertas surat berjatuhan dari loker Shinichi, dan yang terakhir ada sebuah bola (saya nggak yakin.. pokoknya bentuknya bulat sebesar bola basket.. :Dv) yang menjatuhi tepat di kepala Shinichi.



"Aku tahu.. kau masih menarik seperti sebelumnya " kata Ran setengah mengejek.
"Bantu aku Ran..."
"Mengapa tidak kau beresi sendiri barang-barangmu yang berantakan ini?"
"Kau berhati dingin.. kita kan teman sejak kecil?? " rayu Shinichi.
"Kaulah yang berhati dingin" kata Ran (betul..betul..betull) :P
"Kau sekarang tidak pernah memberiku hadiah ulang tahun, ketika kau masih kecil, kau tidak pernah lupa memberiku hadiah. Barang-barang seperti "Sherlock Holmes" atau "Autobiografi Sherlock Holmes" lanjut Ran.. sementara Shinichi hanya mendengarkan kata-katanya sambil membereskan surat-surat yang berjatuhan dengan perasaan bersalah.
"Aku hanya tidak tahu..okey? tentang barang apa yang diinginkan oleh seorang gadis SMA" kata Shinichi
"Aku ingin pergi ke Tropical Land" kata Ran antusias
"Tropical Land?"
"Ingat, kita pernah membicarakan hal ini. Jika aku memenangkan turnamen karate kau akan memberikanku sesuatu yang aku inginkan.. aku ingin ke tropical land"
"Tidak mau.. kau bukan anak kecil lagi" kata Shinichi.
Ran cemberut karena dia dianggap masih kecil.


"Hey..Hey..Suami istri sedang bertengkar pagi-pagi begini?"
Seseorang datang menghampiri mereka, dia adalah Sonoko Suzuki.
"Berhenti mengatakan hal itu" kata Ran
"Sonoko.. Ran berkata ingin m\pergi ke Tropical Land denganmu" kata Shinichi
"aku.." Ran terlihat akan protes, kemudian Shichi memandang Ran dengan pandangan yang polos seakan tanpa dosa.. :D. Akhirnya Ran melanjutkan kata-katanya dengan perasaan kecewa "Akan pergi dengan Sonoko".
"Ayo Sonoko.. kita nanti telat sampai di kelas " kata Ran sambil menarik tangan Sonoko dan menghantamkan seragam karatenya ke wajah Shinichi namun Shinichi berhasil menghindarinya.
"Apa yang dia makan?" gumam Shinichi keheranan
Sementara itu.. di rumah Kogoro Mouri..
"Aku mengerti nona.. Detektif terkenal Kogoro Mouri akan menemukan Shunsaku-kun mu dengan segera.. bayangkan jika kau berada di dalam ombak besar.. maksudku.. pelayaran besar" kata Kogoro Mouri
"Terima kasih banyak.. ini fotonya, tolong temukan dia " kata seorang kliennya
Kogoro mengerutkan dahinya ketika melihat foto itu. 
Setelah kliennya pulang, Kogoro mengeluh di dalam rumahnya. Ternyata yang kliennya ingin temukan adalah anjing miliknya, bukan orang.
Lalu, untuk meredam kemarahannya Kogoro Mouri memutuskan untuk melihat acara TVnya Yoko Okino.
"Aku mendengar bahwa kau sibuk bermain dalam serial drama baru ?" tanya seorang reporter pada Yoko.
"Hai.. saya Yoko Okino akan mencoba bermain dalam serial detektif pertamaku.. semua orang.. tolong datang dan lihat ya.." kata Yoko Okino
"Apa...?? Apa? Apa????... Yoko Chan bermain di serial detektif???" kata Kogoro Mouri dengan perasaan takjub dan hampir tidak mempercayainya.
"Aku mendengar bahwa kau memakai seseorang sebagai contoh untuk membantumu agar kau total memerankan sebagai detektif??" tanya seorang reporter.
"Ya..yaa..ya... pembuat karakter " kata Kogoro Mouri yang sedikit ge-er
Kemudian Kogoro Mouri yang sepertinya sudah tahu apa yang ingin diucapkan Yoko Okino.. segera menirukan suara Yoko Okino di TV.
"Sore wa.. (Itu adalah)" kata Kogoro Mouri sembari Yoko Oino juga mengatakan hal yang sama di TV
"Meitantei no (detektif terkenal).."
Karena Kogoro Mouri terlanjur ge-er.. dia menebak-nebak apa yang dikatakan Yoko Okino,
"Kogoro Mouri san (Kogoro Mouri).." kata Kogoro sendiri
Dan betapa terkejutnya Kogoro ketika Yoko mengatakan, " Kudo Shinichi-kun.. aku penggemar beratnya.. aku berharap dapat bertemu dengannya suatu hari nanti"
Kogoro terjatuh dari kursinya dan menggerutu sendiri tentang kebenciannya terhadap Shinichi.
Kembali ke SMA Teitan...
" Tolong.. jangan lupakan sesuatu yang dibawa untuk besok.. dan juga Tatsumi-sensei akan tinggal di rumah sakit lebih lama daripada yang kita duga, oleh karena itu aku yang akan mengantarkan kalian untuk pergi berwisata sekolah besok" kata Kitajima Shingo, seorang guru pengganti di kelas Shinichi dan Ran. Sementara Kitajima berbicara.. para siswa tidak ada yang memperhatikannya. Hanya Ran yang antusias tentang wisatanya.
            Ketika pulang dari sekolah, Ran tak henti-hentinya berbicara soal wisata besok. Sementara Shinichi terlihat tidak antusias mendengar pembicaraan Ran. Ketika Ran menanyakannya, Shinichi menjawab dengan dingin bahwa dia tidak akan pergi berwisata besok. Menurutnya, berwisata itu hanya membuang-buang waktu dan dia lebih suka mempelajari kasus sungguhan.
Shinichi sampai di rumahnya malam hari, dia menemukan sebuah surat yang bertuliskan "SURAT TANTANGAN UNTUK SHINICHI KUDO". Shinichi menyeringai pertanda senang akan ada kasus yang menarik.
Keesokan harinya, para siswa SMU Teitan pergi kunjungan wisata. Ran terlihat sedang mencari-cari seseorang. "Dasar..!!! si bodoh itu!!!" kata Sonoko
"Pagi Ran" kata Sonoko sambil tergopoh-goph membawa barang bawaannya
"Sonoko, apa saja yang kau bawa sebanyak itu??" tanya Ran
"Baju ganti, make up, dan lingerie"
'"Lingerie???"
"Aku akan mencari pacar dalam kunjungan wisata kali ini" kata Shinichi *sempet-sempetnya.. -.-*
Sementara Sonoko terus berbicara, Ran terlihat agak sedih.
" Ada apa Ran?"
"Shinichi tidak akan pergi melakukan kunjungan wisata" kata Ran
"Mangapa??"
"Dia bilang jika kunjungan wisata itu hanya menghabiskan waktu saja."
"Dasar..!!! si bodoh itu!!!" kata Sonoko
Tiba-tiba, Kitajima-sensei memanggil semua murid untuk berkumpul dan mengenalkan mereka pada Nishida-sensei, yang akan mengantarkan mereka berkunjung selain dengan Kitajima-sensei.
"Dia cantik sekali.. " celetuk salah satu teman laki-laki Ran.
Para siswa laki-laki segera mengerumuninya.
"Miss Nishida.. aku harap bisa mempelajari banyak hal darimu" kata para siswa itu
Karena siswa laki-laki sangat antusias mereka saling dorong mendorong untuk mendekati Nishida-sensei.
Di sela-sela kericuhan tersebut, Shinichi datang dengan belari tergopoh-gopoh. Ran sangat senang, akhirnya Shinichi ikut kunjungan wisata kali ini. Namun, tanpa Shinichi sadari Nishida-sensei memandanginya dari kejauhan
"Baiklah semuanya, ayo segera menuju bus dengan tertib" kata Nishida-sensei.
Siswa laki-laki segera masuk ke bus dengan antusias, kecuali Shinichi yang masih terlihat santai.
"Katanya kau tidak akan datang?" tanya Ran
"Aku mengubah pikiranku, aku berpendapat mungkin sesekali bertindak kekanak-kanakkan tidak buruk juga."
"Kau tahu.. kau ini masih anak-anak juga" kata Ran kalem.
Tiba-tiba Sonoko ikut nimbrung.
"Wah.. ini bagus, pada akhirnya kalian berdua bisa honeymoon bersama" kata Sonoko, yang setelah mengatakan hal tersebut langsung ngacir.. XP
"Sonoko..." kata Ran sambil mengejar Sonoko menuju Bus. Sementara Shinichi hanya tersenyum setengah menyeringai.*bisa bayangin nggak??XD* melihat tingkah laku Sonoko dan Ran. Tapi beberapa detik kemudian Shinichi pasang wajah serius. Mengingat surat yang ditujukan padanya kemarin.
FLASHBACK :
"Surat tantangan untuk Shinichi Kudou.
Dalam kunjungan wisatamu. Aku akan menculik salah satu dari teman sekelasmu. Jika kau dapat melindungi mereka, maka kau menang. Jika kau tidak bisa, maka aku yang menang. Ketika hal itu terjadi, aku akan mengganti julukan detektif SMAmu.
Ini.. adalah pertarungan satu lawan satu antara kau dan aku. Tapi, aku akan memberikanmu sebuah petunjuk. Tempat penculikannya adalah di kapal.
KIDNAPPER "
---- End of Flashback ----
Di kapal, para siswa sangat antusias sekali melihat pemandangan laut yang begitu indah. Tidak terkecuali Sonoko dan Ran, mereka menuju kabin paling atas dan melambai-lambaikan tangannya pada Shinichi. Namun, berhubung Shinichi jaimnya Naudzubillah.. dia malah memalingkan wajahnya. (dasar tak tau diuntung.. :Dv *digebukin fansnya Shinichi*)
"Selamat datang, siswa kelas 2B SMA Teitan, perkenalkan aku kapten Azuma. Aku akan menyampaikan prosedur-prosedur yang akan kita lakukan bila nanti dalam keadaan darurat" kata Kapten Azuma Kunio dari balik mesin kemudinya *saya nggak tau itu namanya apa..peace*
"Halo semuanya.. Aku Minamida. Bagian masalah darurat. Ambil jaket pelampung ini. Kemudian, berjalanlah hati-hati ke rakit penyelamat di dek."
            Sementara Minamida sibuk menerangkan cara penyelamatan diri, Sonoko menarik-narik baju Ran.
"Ran... tidakkah kau berpikir bahwa dia sangat hot??? Seperti lelaki dewasa..." kata Sonoko masih menarik-narik lengan baju Ran yang disampingnya, sementara Ran hanya menatap Sonoko dengan pandangan bingung dan heran.
Perjalanan menggunakan kapal, akan memakan waktu sekitar 1 jam. Di kapal, para cowok sibuk merayu Nishida-sensei, Sonoko sibuk membuntuti Minamida-san. Sementara Shinichi mengawasi keadaan dan berkeliling kapal. Ketika Shinichi berhenti sejenak untuk berpikir kemungkin trik yang dilakukan kidnapper, Ran mengajak Shinichi untuk berfoto bersama. Meskipun Shinichi tidak menolak ajakan Ran, dia memasang tampang cemberut di dalam fotonya. Tiba-tiba, Sonoko menjerit dari kabin bawah.
 
"AAAAA....."
"Sonoko..!!!!" Shinichi segera turun menghampiri sumber suara Sonoko.
"Hueekkss.. aku merasa tidak enak badan.." kata Sonoko lemas
"kau hanya mabuk laut" kata Ran
Para pembina pun segera turun memeriksa keadaan Sonoko.
"Apa kau baik-baik saja Sonoko?" tanya Kitajima-sensei
"Sensei... itu pelecehan seksual" kata Sonoko marah, karena dia sebenarnya hanya ingin diperhatikan Minamida *dasar Sonoko.. -.-*
Sesampainya di dalam resting room, Sonoko diselimuti oleh Minamida dan dirawat, sementara Nishida-sensei memberinya obat anti mabuk.
"Geezz.. apa yang sebenarnya terjadi pada seorang gadis yang biasanya menaikki kapal pesiar miliknya sendiri di rumah, sekarang malah mabuk laut?" kata Shinichi dengan nada mengejek. Sonoko langsung memelototi Shinichi.
"Kapal pesiar ini milikmu??" tanya Minamida keheranan.
"Meskipun penampilannya seperti itu, sebenarnya dia adalah putri direktur Suzuki Financial Group, benar kan?" Kitajima-sensei menambahi. Sonoko semakin shock dan bingung untuk menjawab.
"Apa maksudmu mengatakan 'meskipun penampilannya seperti itu'?" kata Sonoko sambil menatap sinis ke Kitajima-sensei.
"Minamida-san maukah kau tetap disini denganku?" akhirnya Sonoko mengatakan maksud yang sebenarnya..*o'oooooo*. Sayangnya Minamida-san menolak. Sonoko terlihat kecewa.
"Tenang saja, kami yang akan bersama Sonoko" tiba-tiba Ran angkat bicara *dasar nggak peka..XP*
" baiklah... kalau begitu kami keluar dulu ya?" kata Kitajima-sensei sambil menuju pintu diikuti Nishida dan Minamida.
"Yaaah.... Minamida pergi " ratap Sonoko kecewa
"Sonoko" Ran mengambil kursi untuk duduk disamping ranjang Sonoko bermaksud menghibur dan menemani.
"Aku baik-baik saja sendirian, kalian berdua bisa pergi" kata Sonoko
"Apa kau yakin akan baik-baik saja?.. tetap disini dan jangan lakukan apapun"
"Hey, sudah sana pergi.." kata Sonoko sambil mengusir mereka secara halus.. *hhheee*
"Sonoko, pastikan kau mengunci pintu dari dalam. Jangan buka pintu untuk siapapun kecuali aku" kata Shinichi sebelum keluar. Sonoko terlihat agak bingung namun akhirnya menganggukkan kepala pertanda iya.
Beberapa waktu kemudian, tanpa disadari siapapun. Ada seseorang yang membuka kenop pintu rest room tempat Sonoko beristirahat.
"Semuanya.. lihat kearah sini, apa kalian dapat melihatnya?? Ini adalah Kuil Ashinoko yang dibuat pada tahun 757..." kata Nishida-sensei.
Sementara yang lain sibuk mengambil foto. Shinichi melihat jam tangannya, tinggal 30 menit lagi sampai. Dia heran, kenapa belum terjadi apapun.
"TRAASSSHH" tiba-tiba terdengar suara yang seperti orang menyeburkan diri ke laut / dilempar ke laut. Shinichi segera berlari cepat ke arah suara asal. Semua orang panik. Dari belakang kapal, mereka melihat bando Sonoko terapung di air  
Thanks to :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar